Selasa, 12 Agustus 2014

Senyum Perdamaian

Assalamualaikum,,,,

Hari ini terasa sama seperti hari-hari sebelumnya. Kedamaian dalam keheningan selalu mengisi hari libur disemester ini. Tak ada cerita yang cukup berwarna untuk dibagikan. Beberapa rencana yang aku susun hanya membuat hati ini semakin kelabu, maklum belum ada yang kesampaian. Ya memang benar, kita sebagai manusia hanya bisa merencanakan, Allah telah mengatur semuanya untuk kita. Dan itu pasti yang terbaik.

Jajaran pohon bambu yang selalu berdampingan pun setia menyapaku tiap pagi dengan desir angin yang membuat tubuhnya meliuk-liuk dengan indahnya. Para pengayuh sepeda yang selalu jadi pemandangan tiap pagi pun menambah warna dalam lensa mata kecilku. Bahkan terkadang hanya pancaran dari laptop kecilku yang bersedia menampung jari-jari mungilku untuk memijat keyboardnya.

Di tempat lain, aku merasakan alunan-alunan musik yang selama ini menemaniku dalam kesepian. Hingga dapat membuat jiwa ini terasa lebih berarti. Melakukan rutinitas yang sempat aku tinggalkan untuk beberapa waktu dulu. Memang kita tidak akan bisa membohongi diri sendiri dengan alasan apapun. Karena itu akan membuat diri kita lebih sakit. Alunan klasik itu membuat hati ini terasa berwarna bak pelangi perdamaian yang hampir sirna.

Canda tawa melengkapi rutinitasku di tempat itu. Meskipun kadang lola menyelimuti dalam diriku hanya gara-gara memikirkan hal yang tak pantas untuk dipikirkan. Berbagai cemilan pun tersedia disana, haha. Program diet menaikkan berat badan pun terlaksana. Walaupun hanya dimulai dari pipi yang terlihat chubby. Ya memang semuanya itu butuh proses. Doakan ya untuk para pembaca, semoga saya bisa capai target 45, aamiin,,,,

Agenda dalam bulan Agustus ini pun sudah memenuhi kalender dalam hanphone kecilku. Dari acara yang pasti maupun belum pasti. Maklum lah,,,,latihan jadi sibuk yang penuh tanggung jawab. InsyaAllah,,,,aamiin. Agenda melancong pun tak ketinggalan dalam kalender pribadiku. Maklum paling suka kalau disuruh jelajah. Apalagi naik motor, sensasi yang berbeda bagi seorang cewek sepertiku. Haha

Rabu, 06 Agustus 2014

Love, What is it,???

Assalamualaikum,,,

Saat itu hari-harinya dilewati dengan kegundahan dan kecemasan yang tak mengarah. Berkata dalam apa hati, " Peristiwa apa yang akan terjadi,?" Sekitar satu minggu lebih perasaan tak menentu selalu muncul dalam dirinya. Hingga akhirnya kegundahan itu mulai terjawab penyebabnya. Malam itu handphone berada di sampingnya berdering. Muncul pesan dari nomer yang tak tersimpan dalam kontak. Hati pun mulai bertanya-tanya tak menentu. Memikirkan siapa gerangan pengirim pesan itu.

Tak lama, dirinya teringat dengan pesan dari seseorang yang meminta ijin untuk memberikan nomernya ke teman dekatnya. Untuk menyambung silaturahim katanya. Diri itu pun segera memastikan apakah benar nomer itu milik dari orang yang dimaksud. Dan ternyata benar. Tapi mengapa hati ngerasa ada yang aneh dalam pesan-pesan yang sering dikirimkan ke dirinya. Mungkin hanya ke GR an dari sosok perempuan itu saja. Maklum dia salah tipe cewek yang cukup cuek sama orang terutama cowok yang belum dia kenal.

Namun, berbeda dengan saat itu. Dia begitu enjoy membalas tiap pesan yang dikirim si doy itu. Padahal ketemu langsung aja belum pernah. Gubrak deh, mungkin benih-benih cinta itu muncul. Cielah,,,,alay deh. Selang beberapa hari kemudian, mereka sepakat untuk bertemu di sebuah rumah makan lesehan. Perbincangan ringan pun terjadi. Terlihat berbeda dari biasa dalam pancaran matanya. Tak disangka perbincangan itu merambah ke perasaan si doi. Dengan malu-malu dia ngomong yang gak jelas di depan cewek itu. Namun, cewek itu tidak merespon omongan dari si doi. Padahal sebenarnya seneng tuh dalam hati. hihi

Setelah proses perkenalan sekitar dua bulan. Mereka pun resmi pacaran (mana ada pacaran resmi, pernikahan itu yang resmi) jangan ditiru ya. Masa putih abu-abu itu pun dilalui dengan menyandang status berpacaran. Yah ada seneng, bahagia, kecewa, sedih, and terharu (alay deh) cewek itu alami. Kasihan banget ya, baru pacaran aja sudah kayak gitu. Gimana nanti kalau udah nikah. Memang bener, kalau pacaran itu membuat kesempatan untuk explore diri menjadi terbatas. Dilarang gini, gitu, kesana, kesini, kemari (ampun deh). Mending sendiri aja kalau gitu. Lebih tenteram, damai, sejahtera. 

Namun, meskipun begitu mereka menjalin hubungan haram itu nyampe satu tahun lebih. Busseet lama bener. Yah maklum, pikiran apa yang telah menutupi jalan pemikirannya. Namun, disisi lain sosok perempuan itu menjadi sosok yang lebih tegar dan dewasa. Maklum kedewasaan butuh waktu dan proses. Sampai akhirnya berani ambil keputusan untuk berpisah dengan si doi. Meskipun harus dengan berbagai cara yang cukup tak masuk akal. Dan akhirnya selesai deh kisah cinta mereka berdua. Lose komunikasi pun terjadi diantara mereka. 

Untuk para pembaca, buat pelajaran aja. Dengan kita memiliki status berpacaran dengan seseorang, bersiaplah untuk sakit hati. Meskipun terkadang kebahagiaan pun didapat. Intinya, jodoh kita tidak akan tertukar dengan siapapun. Jodoh kita adalah cerminan diri kita sendiri. 
Fokus perbaiki diri yang sampai saat ini masih sendiri,
Perbaiki dirinya untuk yang sudah memiliki.
Man good is for woman good.

Sabtu, 02 Agustus 2014

Ini mah siapa yang dimaksud,? Gaje

Assalamualaikum,,,

Keheningan malam ini cukup nyaman untuk dirasakan, ya cukup untuk merenungi alur kehidupan yang harus kita jalani. Walaupun terkadang niat dalam hati dan pikiran jauh berbeda. Entah apa penyebabnya, ya mungkin terlalu banyak butir-butir masalah terkandung di dalamnya. Tak tau masalah apa yang telah mengepung dirinya hingga sulit untuk berpikir luas. Penyempitan pemikiran pun mulai menjamur pada dirinya. Sosok tangguh itu mulai luntur dalam kamus pribadinya.

Terkadang dalam diri itu sempat terpikir yang sangat tidak masuk akal. Bahkan tak pantas untuk dipikirkan oleh seseorang yang sudah memegang status mahasiswa. Sepintas diriku terlihat sosok yang ceria, tangguh, tegar, dan humoris. Memang semua itu ada dalam diriku, meskipun tidak sepenuhnya. Alhamdulillah rasa syukur itu masih tetap mengalir. Dalam kehidupan yang fana ini, aku berharap semoga dengan terlahirnya diriku ke dunia ini dapat berguna dan bermanfaat bagi sesama. Walaupun hanya sebutir biji sawi. Entah seberapa besar biji sawi itu, hehe.

Meskipun begitu, sosok tangguh itu memiliki dream list yang bisa dikata cukup tinggi dalam hidupnya. Padahal dalam hati, apakah mungkin impian itu terwujud,? Pasti mungkin. InsyaAllah. Rintihan hati bersamaan dengan tetesan air mata pun selalu menjadi pengantar dalam tidurnya. Kalau tidak salah, memang disunnahkan untuk merenungi sejenak sebelum tidur. Agar kita bisa jadi pribadi yang lebih baik. Kalau dilihat dari background diri itu, mungkin banyak celotehan yang tidak pantas untuk didengar oleh telinga sosok itu.

Namun tak mengapa, sosok itu pun tidak memperdulikan celotehan-celotehan gak jelas itu. Apalagi sosok yang telah melahirkan diri itu menjadi alasan utama untuk menjadikan dirinya selalu optimis dalam menggapai listnya. Tak lupa dukungan dari sahabat-sahabatnya yang berada dalam lingkaran hidupnya saat ini. Itulah yang membuat sosok itu selalu bersikap tegar dalam kondisi apapun. Bahkan bisa jadi, dia telah membohongi dirinya sendiri dengan kebiasaannya itu. Tapi harus gimana lagi, kita tidak mungkin menunjukkan kesedihan yang kita alami pada orang lain. Biarkanlah mereka hanya merasakan keceriaan yang kita miliki. Itulah mindset yang sosok itu miliki.

Tak terasa telah 19 tahun 3 bulan sosok itu memijak di bumi ini. Dengan goresan tinta warna-warni dalam buku kehidupannya. Suka dan duka selalu dillalui dengan senyuman manis dari bibirnya. Sepintas di rumah memang sosok itu terlihat norak, cupu, bahkan gak gaul. Namun, beda 180 derajat kalau sosok itu sudah terjebur dalam dunia nyatanya. Penuh dengan canda tawa, sok imut dan manis pun jadi ciri khasnya. Eh lola juga sering sih, hehe. Maklum lah, manusia memang susah ditebak. Yang penting enjoy bro,,,,hihi

See you next time ya, belum dapat ilham nulis lagi. hehe