Assalamualaikum,,,
Keheningan malam ini cukup nyaman untuk dirasakan, ya cukup untuk merenungi alur kehidupan yang harus kita jalani. Walaupun terkadang niat dalam hati dan pikiran jauh berbeda. Entah apa penyebabnya, ya mungkin terlalu banyak butir-butir masalah terkandung di dalamnya. Tak tau masalah apa yang telah mengepung dirinya hingga sulit untuk berpikir luas. Penyempitan pemikiran pun mulai menjamur pada dirinya. Sosok tangguh itu mulai luntur dalam kamus pribadinya.
Terkadang dalam diri itu sempat terpikir yang sangat tidak masuk akal. Bahkan tak pantas untuk dipikirkan oleh seseorang yang sudah memegang status mahasiswa. Sepintas diriku terlihat sosok yang ceria, tangguh, tegar, dan humoris. Memang semua itu ada dalam diriku, meskipun tidak sepenuhnya. Alhamdulillah rasa syukur itu masih tetap mengalir. Dalam kehidupan yang fana ini, aku berharap semoga dengan terlahirnya diriku ke dunia ini dapat berguna dan bermanfaat bagi sesama. Walaupun hanya sebutir biji sawi. Entah seberapa besar biji sawi itu, hehe.
Meskipun begitu, sosok tangguh itu memiliki dream list yang bisa dikata cukup tinggi dalam hidupnya. Padahal dalam hati, apakah mungkin impian itu terwujud,? Pasti mungkin. InsyaAllah. Rintihan hati bersamaan dengan tetesan air mata pun selalu menjadi pengantar dalam tidurnya. Kalau tidak salah, memang disunnahkan untuk merenungi sejenak sebelum tidur. Agar kita bisa jadi pribadi yang lebih baik. Kalau dilihat dari background diri itu, mungkin banyak celotehan yang tidak pantas untuk didengar oleh telinga sosok itu.
Namun tak mengapa, sosok itu pun tidak memperdulikan celotehan-celotehan gak jelas itu. Apalagi sosok yang telah melahirkan diri itu menjadi alasan utama untuk menjadikan dirinya selalu optimis dalam menggapai listnya. Tak lupa dukungan dari sahabat-sahabatnya yang berada dalam lingkaran hidupnya saat ini. Itulah yang membuat sosok itu selalu bersikap tegar dalam kondisi apapun. Bahkan bisa jadi, dia telah membohongi dirinya sendiri dengan kebiasaannya itu. Tapi harus gimana lagi, kita tidak mungkin menunjukkan kesedihan yang kita alami pada orang lain. Biarkanlah mereka hanya merasakan keceriaan yang kita miliki. Itulah mindset yang sosok itu miliki.
Tak terasa telah 19 tahun 3 bulan sosok itu memijak di bumi ini. Dengan goresan tinta warna-warni dalam buku kehidupannya. Suka dan duka selalu dillalui dengan senyuman manis dari bibirnya. Sepintas di rumah memang sosok itu terlihat norak, cupu, bahkan gak gaul. Namun, beda 180 derajat kalau sosok itu sudah terjebur dalam dunia nyatanya. Penuh dengan canda tawa, sok imut dan manis pun jadi ciri khasnya. Eh lola juga sering sih, hehe. Maklum lah, manusia memang susah ditebak. Yang penting enjoy bro,,,,hihi
See you next time ya, belum dapat ilham nulis lagi. hehe
Tidak ada komentar:
Posting Komentar